Gresik – Tim dosen menggelar Webinar Analisis Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini dengan Pendekatan EMC2 di Lembaga PAUD sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru PAUD dan orang tua mengenai pentingnya perkembangan sosial emosional anak di tengah berbagai tantangan, seperti perundungan (bullying), rendahnya sikap empati, dan menurunnya etika dalam pergaulan.

Webinar memperkenalkan pendekatan EMC2 (Empathy, Mindfulness, Compassion, and Critical Inquiry) sebagai model pembelajaran yang membantu anak mengembangkan empati, kemampuan mengelola emosi, kepedulian terhadap sesama, serta berpikir kritis dalam menghadapi berbagai situasi sosial.

Berdasarkan hasil evaluasi, pemahaman peserta meningkat pada seluruh aspek EMC2. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek mindfulness dan critical inquiry, yang menunjukkan semakin baiknya pemahaman peserta dalam mendampingi perkembangan sosial emosional anak.

Ketua tim pengabdian, Mushab Al Umairi, M.Pd., mengatakan bahwa pendidikan sosial emosional harus menjadi bagian penting dalam pembelajaran anak usia dini.

“Anak tidak hanya perlu dibekali kemampuan akademik, tetapi juga empati, kemampuan mengelola emosi, kepedulian, dan berpikir kritis. Pendekatan EMC2 diharapkan menjadi solusi praktis yang dapat diterapkan oleh guru maupun orang tua dalam membentuk karakter anak sejak dini,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap pendekatan EMC2 dapat diterapkan secara berkelanjutan di lembaga PAUD sehingga mampu mendukung terbentuknya generasi yang berkarakter, berempati, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

By No Comment 10 April 2026

Leave a Reply